Berita
Ketua Umum APPMBGI Resmi Serahkan SK Riau, Siap Kawal Ketat Program Makan Bergizi Gratis!

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelolah Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), Abdul Rivai Ras, resmi menyerahkan Surat Keputusan kepengurusan Provinsi Riau. Penyerahan itu berlangsung di Madame Delima, Jakarta Pusat, Jumat (27/02/2026).
SK diberikan langsung kepada Ketua DPD I APPMBGI Riau, Marwan Yohanis. Ia hadir bersama jajaran pengurus lainnya. Agenda ini menjadi langkah awal penguatan struktur organisasi di tingkat provinsi.
Langkah tersebut penting untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Program ini perlu berjalan rapi dan berkelanjutan. Karena itu, struktur organisasi harus solid dan aktif.
Dalam sambutannya, Abdul Rivai Ras menegaskan komitmen keberlanjutan program. Ia menyebut MBG tidak boleh berjalan sesaat. Program harus konsisten dan terukur.
“MBG ke depan harus berkesinambungan. APPMBGI hadir untuk menjaga agar program berjalan baik. Kami juga menjadi penyeimbang agar tetap profesional dan terukur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, APPMBGI berperan aktif dalam mendampingi pelaku MBG di daerah. Organisasi memberi edukasi dan pelatihan teknis. Selain itu, mereka juga membantu sosialisasi program kepada masyarakat.
APPMBGI juga mendorong peningkatan mutu layanan. Fokusnya pada kebersihan dapur dan standar operasional. Tata kelola distribusi makanan juga menjadi perhatian utama.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pengurus daerah. Hadir perwakilan Riau Marwan Yohanis. Kemudian Ketua DPD II Indragiri Hilir, H. Abdullah Mandu. Hadir pula Ketua DPD Rokan Hulu, H. Syamsulrizal.
Penyerahan SK ini menandai dimulainya mandat resmi kepengurusan APPMBGI Riau. Kepengurusan akan bekerja sesuai AD dan ART organisasi. Konsolidasi internal segera dilakukan untuk memperkuat implementasi MBG di Riau.
Dengan struktur yang jelas, program MBG diharapkan lebih tertata. Selain itu, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal. APPMBGI pun optimistis Riau mampu menjadi contoh pelaksanaan MBG yang profesional dan berkelanjutan.




