Berita

Direktur Utama PTPN I Luncurkan Buku Pangan dalam Aspek Pertahanan Negara, Soroti Pentingnya Kedaulatan Bangsa

JAKARTA — Direktur Utama PTPN I (Persero), Dr. Abdul Rivai Ras, meluncurkan buku terbarunya berjudul Pangan dalam Aspek Pertahanan Negara di Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Peluncuran buku itu berlangsung bersamaan dengan acara Tasyakuran dan Doa Bersama Swasembada Pangan Indonesia PTPN I.

Melalui buku tersebut, Abdul Rivai Ras menegaskan bahwa pangan kini memiliki peran yang jauh lebih luas. Menurutnya, pangan bukan hanya berkaitan dengan produksi dan bisnis. Namun, pangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan serta ketahanan sebuah negara.

Ia menjelaskan, dinamika global telah mengubah cara negara memandang sektor pangan. Karena itu, ketahanan pangan harus menjadi prioritas nasional. Semakin kuat ketahanan pangan, semakin kokoh pula fondasi pertahanan negara.

Pangan tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai sektor produksi dan distribusi. Dalam perkembangan global saat ini, pangan telah menjadi isu strategis yang menentukan daya tahan sebuah negara. Memperkuat ketahanan pangan berarti memperkuat fondasi pertahanan nasional,” ujar Abdul Rivai Ras.

Sebagai pakar Ilmu Politik dengan spesialisasi Pertahanan Negara lulusan Universitas Indonesia, Rivai mengulas berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia melalui buku tersebut. Ia membahas dampak perubahan iklim, konflik geopolitik, hingga gangguan rantai pasok global yang memengaruhi sektor pangan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, BUMN, akademisi, TNI, dan Polri dinilai perlu bersinergi membangun ekosistem pangan yang kuat. Kolaborasi itu harus berjalan dari sektor hulu hingga hilir agar ketahanan pangan semakin kokoh.

Dalam acara tersebut, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Kasan, hadir mewakili Menteri Koordinator Bidang Pangan. Ia memberikan apresiasi atas penerbitan buku karya Abdul Rivai Ras.

Menurut Kasan, buku tersebut menghadirkan perspektif strategis mengenai pentingnya menjaga momentum swasembada pangan nasional. Ia menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan pangan dunia.

“Indonesia memiliki peluang besar menjadi kekuatan pangan dunia. Keberhasilan mencapai kembali swasembada pangan pada 2025 merupakan momentum penting yang harus dipertahankan. Buku ini menjadi bukti bahwa BUMN tak hanya sekadar pelaku usaha, tetapi juga kontributor gagasan strategis bangsa,” kata Kasan.

Sementara itu, PTPN I terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Perusahaan memperkuat transformasi bisnis pada berbagai komoditas unggulan, seperti tebu, kelapa sawit, teh, kopi, kakao, dan karet.

Di sisi lain, perusahaan juga mendorong inovasi teknologi serta penyelarasan operasional di seluruh lini usaha. Langkah tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan sektor pangan pada masa depan. Dengan begitu, target mewujudkan Indonesia Emas 2045 dapat didukung melalui ketahanan pangan yang semakin kuat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button