Berita

APPMBGI Dorong Zero Waste, Limbah Dapur MBG Diolah Jadi Bioavtur dan Kompos

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) mendorong pengelolaan limbah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini bertujuan memberi nilai ekonomi pada setiap limbah dapur.

Upaya ini juga mendukung ekonomi sirkular. Selain itu, program ini menjaga keberlanjutan lingkungan secara nyata.

Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras atau Bro Rivai, menegaskan peran penting dapur MBG. Ia menyebut ribuan dapur harus menjadi contoh ekosistem zero waste.

Menurutnya, program MBG adalah investasi besar bagi masa depan Indonesia. Karena itu, setiap dapur harus memberi nilai tambah. Bukan justru menjadi beban lingkungan atau anggaran negara.

Minyak Jelantah Diolah Jadi Bioavtur

APPMBGI membagi pengelolaan limbah menjadi dua bagian utama. Pertama, limbah cair seperti minyak jelantah.

Minyak ini akan dikumpulkan secara teratur. Setelah itu, limbah diolah menjadi bioavtur. Bahan ini dikenal sebagai bahan bakar pesawat rendah emisi.

Kedua, limbah organik seperti sisa makanan. Limbah ini akan diolah menjadi kompos. Selain itu, sebagian akan digunakan sebagai pakan maggot.

Langkah ini memberi manfaat ganda. Di satu sisi, lingkungan lebih terjaga. Di sisi lain, sektor pertanian dan peternakan ikut terbantu.

Bro Rivai menjelaskan dampak ekonomi dari program ini. Ia menyebut pengelolaan limbah bisa membuka lapangan kerja baru.

Selain itu, program ini juga memberdayakan UMKM lokal. Bahkan, langkah ini mendukung penguatan energi hijau nasional.

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pertamina

Untuk mewujudkan target tersebut, APPMBGI memperkuat kerja sama. Kolaborasi dilakukan dengan kementerian terkait.

Selain itu, APPMBGI juga menjalin kerja sama dengan PT Pertamina (Persero). Tujuannya untuk memastikan proses pengolahan limbah berjalan aman.

Standar kualitas internasional juga menjadi perhatian utama. Dengan begitu, hasil olahan dapat digunakan secara luas.

Bro Rivai mengajak semua pihak untuk terlibat. Ia meminta dukungan dari pemerintah, pengelola dapur, hingga sektor swasta.

Menurutnya, kerja sama ini penting untuk membangun ekosistem MBG yang kuat. Ekosistem tersebut harus bergizi, hijau, dan berkelanjutan.

APPMBGI optimistis program ini memberi dampak luas. Tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga ekonomi dan sosial masyarakat.

Dengan integrasi ini, program MBG diharapkan semakin optimal. Selain memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga menjaga bumi tetap lestari.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button